Last Updated on Januari 23, 2026 by Kabar Kita
Mempawah Kabar Kita — Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, menyampaikan apresiasi atas pembentukan dan penataan organisasi perangkat daerah (OPD) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Penataan tersebut dinilainya menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Safruddin, yang juga politisi Partai Golkar, mengatakan sejumlah pejabat telah dilantik seiring perubahan nomenklatur OPD. Menurut dia, langkah itu patut diapresiasi karena menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam menyesuaikan struktur organisasi dengan kebutuhan pelayanan publik.
“Dengan adanya OPD baru dan pejabat yang sudah dilantik, kami berharap ini menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih maksimal, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Safruddin, Jumat (23/1).
Ia menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program-program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Safruddin meminta agar sejumlah kegiatan strategis dapat dipersiapkan lebih dini dan segera diluncurkan, terutama program kemasyarakatan dan pelayanan publik.
Selain itu, DPRD juga mendorong pemerintah daerah agar mempersiapkan dengan baik tahapan kegiatan menjelang hari-hari besar, termasuk agenda pelayanan dan pengamanan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Safruddin turut mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi bahan pokok. Ia meminta agar agen dan distributor sembako dimonitor secara ketat guna menjaga stabilitas harga, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Kami minta pemerintah daerah terus memantau distribusi sembako, mencegah penimbunan, dan memastikan harga tetap stabil agar tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Safruddin menambahkan, DPRD sejauh ini terus melakukan fungsi pengawasan melalui rapat dan pemantauan lapangan, meskipun belum seluruhnya dilakukan melalui pemanggilan resmi pihak terkait.
Ia juga menyoroti kondisi cuaca yang belakangan berubah dan berpotensi memicu bencana, khususnya kebakaran lahan. Karena itu, Safruddin mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengelola lahan dan tidak melakukan pembakaran, terutama di kawasan gambut.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pemerintah dan pihak terkait harus melakukan pemantauan secara intensif agar tidak mengganggu lingkungan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata dia.
Safruddin berharap seluruh langkah pengawasan dan persiapan yang dilakukan pemerintah daerah dapat berjalan sesuai rencana, demi menjaga stabilitas ekonomi, keamanan lingkungan, dan kelancaran pelayanan publik di Kabupaten Mempawah.
(B**)
