Oplus_131072
Mempawah, Kabar Kita — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Mempawah memperketat pengamanan menjelang bulan suci Ramadan di tengah kondisi hunian yang jauh melampaui daya tampung. Saat ini, rutan tersebut dihuni 643 warga binaan, sementara kapasitas idealnya hanya 186 orang.
Kepala Rutan Kelas II B Mempawah, Fajar Ferdinan, mengatakan peningkatan kewaspadaan dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dalam situasi overkapasitas yang berpotensi menimbulkan kerawanan. “Untuk persiapan menyambut Ramadan, kami meningkatkan kewaspadaan, khususnya pengamanan. Petugas kami instruksikan memperkuat kontrol dan pengawasan,” kata Fajar, Kamis, 22 Januari.
Menurut Fajar, penguatan pengamanan dilakukan melalui pemeriksaan rutin dan patroli keliling di seluruh area rutan, termasuk blok hunian dan ruang kegiatan pembinaan. Pengawasan juga menyasar warga binaan yang mengikuti program pembinaan dan pelatihan keterampilan.
Kondisi kelebihan penghuni hampir tiga setengah kali lipat dari kapasitas, kata Fajar, menuntut peningkatan intensitas pengawasan agar situasi tetap terkendali. “Pengamanan sesuai standar operasional prosedur tetap kami jalankan, namun volumenya kami tingkatkan, terutama untuk kontrol keliling di dalam lingkungan rutan,” ujarnya.
Selain pengamanan internal, Rutan Mempawah juga memperkuat koordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan pada jam-jam yang dinilai rawan. “Kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk pelaksanaan sambang di waktu-waktu tertentu,” kata Fajar.
Meski menghadapi persoalan overkapasitas, pihak rutan, menurut Fajar, berupaya menjaga kondisi tetap kondusif melalui pendekatan pembinaan yang disertai pengawasan ketat. “Dengan pendekatan pembinaan, kami laksanakan pengamanan dan pengawasan agar suasana tetap aman dan terkendali,” ujarnya.
(****)
