Jakarta, Kabar Kita – Malam ke-21 Ramadan di Istana Negara menjadi momen penting bagi pemerintah. Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah yang digelar secara kenegaraan, Selasa malam, 10 Maret 2026.
Presiden datang bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan dihadiri para menteri, ulama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Prabowo mengajak masyarakat menjadikan Nuzulul Qur’an sebagai momentum untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga menyinggung kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Menurutnya, bangsa Indonesia harus memperkuat persatuan dan kerukunan agar mampu menghadapi berbagai tantangan global.
Tak hanya itu, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang suku, ras, maupun agama.
Presiden juga menekankan pentingnya memberantas korupsi dan berbagai praktik penyelewengan yang merugikan rakyat.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Acara ini dihadiri pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, ulama, serta tokoh masyarakat.
(ALB)


