Oplus_131072
Sanggau, Kabar Kita — Truk tangki bermuatan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) terguling di ruas Jalan Raya Trans Kalimantan, Dusun Embaloh, Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kamis sore, 22 Januari 2026. Truk sempat melintang di badan jalan dan menumpahkan muatan CPO ke aspal, sehingga arus lalu lintas terganggu.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.20 WIB. Truk bernomor polisi KB 8406 AY itu dikemudikan Tendy Laksamana (25), warga Dusun Embinyir, Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong, Kabupaten Kubu Raya. Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah dan arus lalu lintas di jalur tersebut ramai lancar.
Menurut keterangan kepolisian, truk bergerak dari arah Kecamatan Toba menuju Kecamatan Tayan Hilir. Ketika memasuki segmen jalan yang memiliki tikungan dan tanjakan, kendaraan mulai mengalami gangguan teknis.
Polisi menyebut gangguan itu muncul saat truk berada di tanjakan. Bagian sap lintang kendaraan diduga patah secara mendadak. Kerusakan tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali.
Truk kemudian terguling di atas aspal dan berputar hingga beberapa kali sebelum akhirnya melintang di badan jalan. Pada saat bersamaan, muatan CPO di dalam tangki tumpah dan mengotori permukaan jalan, menciptakan kondisi licin yang berisiko memicu kecelakaan lanjutan.
Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Dwi Putra Pratriesya Wibisono, mengatakan peristiwa itu merupakan kecelakaan tunggal dan dipicu faktor teknis. “Dari pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi akibat kerusakan pada sap lintang truk tangki yang patah saat kendaraan menanjak,” kata Dwi, Kamis.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengemudi mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan. Polisi juga memastikan tidak ada kendaraan lain yang terlibat.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Tayan Hilir mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Upaya pembersihan tumpahan CPO dilakukan bersama Koramil, karyawan PT ICA, serta warga sekitar guna mengurangi risiko jalan licin dan kemacetan.
Truk yang terguling kemudian dievakuasi dari lokasi. Setelah pembersihan dan evakuasi selesai, arus lalu lintas di Jalan Raya Trans Kalimantan kembali normal hingga sore menjelang malam.
Polisi mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan berat dan angkutan bermuatan, agar memastikan kondisi teknis kendaraan dalam keadaan prima sebelum beroperasi, terutama saat melintasi jalur dengan kontur tanjakan dan tikungan.
(Z*)
