Pontianak, Kabar Kita.id — Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat mencanangkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis, 12 Februari 2026. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan menjaga tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Emilwan Ridwan, mengatakan dalam dua tahun terakhir tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan menunjukkan tren positif. Berdasarkan survei yang ia rujuk, Kejaksaan disebut menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya dengan tingkat kepuasan publik sekitar 80 persen.
“Capaian ini menjadi modal penting yang harus dijaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan,” kata Emilwan dalam sambutannya di halaman Kantor Kejati Kalbar.
Menurut dia, pencanangan WBBM bukan sekadar agenda seremonial, melainkan komitmen perubahan budaya kerja. Kejati Kalbar, kata Emilwan, ingin memastikan pelayanan hukum berjalan bersih, transparan, akuntabel, dan tidak berbelit-belit, terutama bagi masyarakat pencari keadilan.
Pembangunan WBBM di lingkungan Kejati Kalbar difokuskan pada empat aspek utama: penguatan integritas aparatur, akuntabilitas kinerja yang terukur, optimalisasi pengawasan internal, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Pencanangan ditandai dengan penandatanganan pakta integritas dan komitmen bersama oleh jajaran pimpinan dan pegawai. Emilwan menjadi penandatangan pertama sebagai simbol kepemimpinan dalam pembangunan zona integritas.
Meski demikian, tantangan utama pembangunan WBBM bukan terletak pada deklarasi, melainkan pada konsistensi implementasi di lapangan. Reformasi birokrasi di institusi penegak hukum selama ini kerap diuji oleh praktik penyimpangan, lambannya pelayanan, hingga pengawasan internal yang belum optimal.
Melalui pencanangan ini, Kejati Kalbar menargetkan terwujudnya institusi yang profesional, religius, inovatif, mandiri, dan akuntabel serta mampu mempertahankan kepercayaan publik yang telah diraih.
(As)
