Mempawah, Kabar Kita — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mempawah kembali mencatatkan capaian dalam program pembinaan kepribadian. Sebanyak sepuluh warga binaan dinyatakan lulus Program Tahfidz Al-Qur’an setelah menuntaskan hafalan Juz 30 dan mengikuti wisuda yang digelar di Masjid Miftahul Khair Rutan Mempawah, Senin, 25 Januari 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah. Program tahfidz ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang secara konsisten dijalankan Rutan Mempawah untuk memperkuat dimensi moral dan spiritual warga binaan selama menjalani masa pidana.
Program Tahfidz Al-Qur’an merupakan hasil kerja sama Rutan Mempawah dengan Pondok Pesantren Darul Qur’an yang diasuh Ustadz Abdurahman, S.Pd.I. Kolaborasi ini dirancang untuk memberikan pendampingan terstruktur dan berkelanjutan bagi warga binaan yang mengikuti pembinaan keagamaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Mempawah, Fajar Perdinan, mengatakan keberhasilan sepuluh warga binaan menyelesaikan hafalan Juz 30 menjadi indikator efektivitas pembinaan berbasis nilai religius yang diterapkan di Rutan Mempawah.
“Pembinaan keagamaan kami tempatkan sebagai fondasi penting dalam pembentukan karakter warga binaan. Tujuannya agar mereka memiliki bekal moral dan spiritual ketika kembali ke masyarakat,” ujar Fajar.
Menurut dia, Rutan Mempawah terus mendorong model pembinaan yang menekankan pendekatan humanis sesuai dengan prinsip sistem pemasyarakatan. Keterlibatan pihak eksternal yang kompeten, kata Fajar, menjadi kunci keberlanjutan dan kualitas program pembinaan.
Prosesi wisuda ditandai dengan pemberian penghargaan kepada para peserta tahfidz, disaksikan jajaran petugas rutan serta undangan. Ke depan, Rutan Mempawah menargetkan peningkatan jumlah peserta dan capaian hafalan dalam program serupa sebagai bagian dari penguatan pembinaan kepribadian warga binaan.
(Bs)
