SANGGAU, Kabar Kita — Sesosok mayat laki-laki pertama kali ditemukan warga dalam kondisi mengapung di Sungai Sekayam, Dusun Sei Sadong, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Jumat (30/1) sore. Penemuan tersebut segera dilaporkan ke perangkat desa dan kepolisian setempat.
Kapolsek Sekayam AKP Sutikno mengatakan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.40 WIB oleh seorang warga yang tengah melintas menggunakan sampan usai memanen sawit. Warga tersebut melihat tubuh manusia mengapung di aliran sungai dan memastikan temuannya sebelum memberi tahu pihak desa.
“Penemuan awal dilaporkan oleh warga yang melihat korban mengapung saat melintas di sungai. Informasi itu kemudian diteruskan ke perangkat desa dan Polsek Sekayam,” kata Sutikno, Jumat (30/1) sore.
Setelah menerima laporan sekitar pukul 16.30 WIB, polisi bersama personel piket mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan pengumpulan keterangan. Identitas korban diketahui berinisial M (49), seorang petani yang berdomisili di Dusun Sei Sadong.
Menurut keterangan saksi, jenazah sempat dievakuasi oleh pihak keluarga setelah korban dikenali. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah keluarga sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Balai Karangan menuju Rumah Sakit Temenggung Gergaji untuk dilakukan visum.
Hasil pengumpulan bahan keterangan sementara mengarah pada dugaan kecelakaan. Pada pagi hari sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sedang memperbaiki mesin air di tepi sungai yang menggunakan aliran listrik dan diduga mengalami korsleting.
“Dugaan sementara korban meninggal akibat kecelakaan saat memperbaiki mesin air yang menggunakan listrik. Namun demikian, kami tetap melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur,” ujar Sutikno.
Pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Polisi telah berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Sanggau serta pihak rumah sakit terkait pemeriksaan medis.
Selama proses evakuasi hingga penanganan jenazah, situasi di lokasi penemuan dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama yang berkaitan dengan penggunaan peralatan listrik.
(**)
