Oplus_131072
Mempawah, Kabar Kita — Warga Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, digegerkan oleh penemuan jasad seorang pria berinisial AR, 30 tahun, di dalam kamar rumahnya pada Senin sore, 19 Januari 2026. Polisi menduga korban meninggal karena bunuh diri.
Kapolres Mempawah Ajun Komisaris Besar Polisi Jonathan David melalui Kapolsek Anjongan Inspektur Polisi Satu Andrianto membenarkan peristiwa itu. “Ketika pintu kamar berhasil dibuka, saksi melihat korban sudah dalam posisi gantung diri. Saat itu korban sudah tidak bernyawa,” kata Andrianto.
Menurut Andrianto, peristiwa itu pertama kali diketahui orang tua korban, Ardiansyah. Kecurigaan muncul setelah AR tak kunjung keluar dari kamar dan tidak merespons panggilan keluarga. Istri Ardiansyah sempat diminta mengetuk pintu kamar, namun tidak mendapat jawaban. Keluarga kemudian mendobrak pintu yang terkunci.
Setelah melihat korban dalam kondisi tak bernyawa, keluarga meminta bantuan tetangga dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat. Laporan itu lalu diteruskan ke kepolisian.
Polisi yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Berdasarkan visum luar, polisi menyatakan tidak menemukan indikasi kekerasan.
“Dari hasil pemeriksaan luar terhadap korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Ada lebam bekas jeratan di leher,” ujar Andrianto.
Polisi juga menyebut dugaan motif berkaitan dengan persoalan pribadi korban. Andrianto mengatakan korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat masalah rumah tangga. “Sudah sekitar lima bulan istri dan anak korban meninggalkan rumah,” katanya.
Jika Anda atau orang terdekat sedang merasa putus asa, tertekan berat, atau punya pikiran menyakiti diri, coba segera hubungi orang yang dipercaya dan cari bantuan profesional. Di Indonesia, Anda bisa menghubungi layanan Sejiwa 119 (tekan 8) untuk dukungan psikologis.
(B**)
