Tragedi PETI Kabang Bengkayang, Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor

Tragedi PETI Kabang Bengkayang, Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor

Keterangan Foto:
Kondisi lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Kabang, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Lokasi tersebut menjadi tempat terjadinya longsor yang dilaporkan menewaskan tiga orang penambang pada Senin (12/10/2026). Peristiwa ini kembali menyoroti risiko keselamatan pekerja serta dampak aktivitas pertambangan ilegal.

BENGKAYANG,Kabarkita.id โ€“ Tiga orang penambang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun tanah longsor di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Kabang, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Senin (12/10/2026) siang.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di lokasi yang dikenal masyarakat setempat sebagai tambang emas โ€œMas Miningโ€ Kabang. Ketiga korban dilaporkan tertimbun saat bekerja di dalam lubang galian tambang.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, salah satu korban berinisial YN diketahui berasal dari Dusun Pakeng, Desa Bakti Mulya, Kecamatan Bengkayang. Sementara itu, korban berinisial RN dan satu korban lainnya disebut berasal dari wilayah Temiris dan Kecamatan Banyuke Hulu. Identitas lengkap serta asal masing-masing korban lainnya masih perlu dipastikan.

Informasi yang beredar menyebutkan, lokasi PETI tersebut diduga dikelola oleh seseorang berinisial TN. Hingga informasi ini disusun, proses evakuasi terhadap para korban dikabarkan masih berlangsung dengan melibatkan pekerja tambang dan warga setempat.

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab membenarkan adanya kejadian tersebut saat dikonfirmasi.

โ€œSiap menindaklanjuti kejadian tersebut,โ€ ujar Kapolres Bengkayang singkat.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Samalantan, unsur kepolisian di wilayah Lembah Bawang, serta Satreskrim Polres Bengkayang dikabarkan bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab longsor dan pihak-pihak yang bertanggung jawab masih menunggu hasil pemeriksaan petugas.

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko keselamatan dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Kecamatan Lembah Bawang. Kawasan Kabang dan Kinande disebut sebagai sejumlah titik yang perlu mendapat perhatian terkait aktivitas PETI dan potensi kecelakaan kerja.

Kondisi tanah yang labil, kedalaman lubang galian, serta tidak memadainya sistem pengamanan dapat meningkatkan risiko longsor dan membahayakan para pekerja. Namun, penyebab pasti kejadian di Kabang masih harus dipastikan melalui pemeriksaan di lapangan.

Warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait tidak hanya melakukan penanganan setelah terjadi korban jiwa, tetapi juga memperkuat pengawasan, pencegahan, serta penertiban aktivitas pertambangan ilegal yang berisiko terhadap keselamatan masyarakat.

Tragedi di Kabang menjadi pengingat bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin bukan hanya berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan dan merenggut nyawa pekerja.

Penanganan lebih lanjut, termasuk kepastian identitas korban, kronologi lengkap, penyebab longsor, serta dugaan keterlibatan pengelola lokasi, masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.( Tim L/K )

Editor : Redaksi

Publis : PA


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *