Last Updated on Januari 29, 2026 by Editor
Pontianak, Kabar Kita — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menambah kapasitas layanan kesehatan di RSUD dr. Soedarso Pontianak dengan meresmikan gedung rawat inap berstandar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), Rabu, 28 Januari 2026. Penambahan fasilitas ini ditujukan untuk menjawab peningkatan jumlah pasien sekaligus memenuhi ketentuan nasional terkait layanan rawat inap bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengatakan penguatan fasilitas rumah sakit daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas. Menurut dia, ketersediaan fasilitas yang memadai akan memberi masyarakat lebih banyak pilihan layanan, baik di rumah sakit daerah maupun swasta.
“Pelayanan kesehatan harus bisa menjangkau masyarakat secara optimal. Dengan bertambahnya fasilitas, masyarakat tidak bergantung pada satu pilihan layanan saja,” kata Norsan.
Direktur RSUD dr. Soedarso Pontianak Hary Agung Tjahyadi menyebutkan, pembangunan gedung rawat inap standar dilatarbelakangi oleh ketimpangan antara kapasitas tempat tidur dan jumlah kunjungan pasien yang terus meningkat setiap tahun. Kondisi tersebut, kata dia, kerap berdampak pada lamanya waktu tunggu pasien, khususnya pasien rujukan.
Selain menambah daya tampung, gedung baru ini juga dirancang untuk menyesuaikan layanan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan mengenai penerapan KRIS. Dalam regulasi tersebut, kamar rawat inap harus memenuhi 12 kriteria, antara lain pembatasan jumlah tempat tidur maksimal empat unit dalam satu kamar.
“Seluruh ruang rawat inap di gedung ini telah disesuaikan dengan standar KRIS sebagaimana diatur Kementerian Kesehatan,” ujar Hary.
Ia berharap penambahan kapasitas tersebut dapat memperbaiki alur pelayanan rumah sakit, terutama dalam mempercepat penempatan pasien dari Instalasi Gawat Darurat maupun rujukan fasilitas kesehatan lain ke ruang rawat inap. Peningkatan kapasitas juga diharapkan berdampak pada kenyamanan dan keselamatan pasien.
RSUD dr. Soedarso merupakan rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Barat dengan tingkat kunjungan pasien yang terus meningkat. Penyesuaian fasilitas dan standar layanan dinilai menjadi langkah penting agar rumah sakit daerah tetap mampu memenuhi tuntutan mutu layanan kesehatan nasional.
(Dw)
