Perbatasan Entikong Diperketat, Bareskrim Polri dan 93 Personel Gabungan Perangi Narkoba

Perbatasan Entikong Diperketat, Bareskrim Polri dan 93 Personel Gabungan Perangi Narkoba

ENTIKONG, SANGGAU โ€“ KabarKita.id,Komitmen memberantas peredaran dan penyelundupan narkotika melalui wilayah perbatasan negara semakin diperkuat. Sebanyak 93 personel gabungan dari berbagai instansi diterjunkan dalam operasi penanggulangan narkoba di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan diawali dengan Arahan Pimpinan Pasukan (APP) pada pukul 10.00 WIB, sebagai langkah konsolidasi dan penyamaan persepsi seluruh personel yang terlibat dalam operasi gabungan perbatasan.

Personel yang dilibatkan terdiri dari BNPP sebanyak 10 orang, Satgas Pamtas 7 orang, Bareskrim Polri 11 orang, BNN 10 orang, Imigrasi 10 orang, Bea Cukai 10 orang, serta Polres Sanggau sebanyak 35 orang.

Dalam arahannya, Ketua Tim Entikong, Kombes Pol. I Made Sinar Subawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran seluruh personel lintas instansi yang terlibat dalam upaya penanggulangan penyelundupan narkoba melalui jalur perbatasan Entikong.

Ia menegaskan, kehadiran dukungan personel dari tingkat pusat merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam memerangi narkoba dan menutup seluruh celah masuknya barang terlarang ke wilayah Indonesia.

Menurutnya, sinergitas antarinstansi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar koordinasi. Upaya tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam pemberantasan narkoba yang kemudian ditindaklanjuti melalui pengungkapan kasus-kasus berskala besar.

โ€œDi tingkat pusat, komunikasinya sudah sangat baik. Sinergitas sudah terbangun dan dikomunikasikan sedemikian rupa sehingga wujudnya saat ini kita hadir di sini bersama-sama,โ€ ungkap Kombes Pol. I Made Sinar Subawa dalam arahannya.

Ia menjelaskan, langkah penutupan jalur masuk narkoba dilakukan secara menyeluruh melalui kegiatan kolaboratif di berbagai titik rawan, mulai dari jalur laut, udara, hingga lintas batas negara.

Selain di Entikong, kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Sebatik serta sejumlah lembaga pemasyarakatan, di antaranya Lapas Grobogan, Lapas Pontianak dan Lapas Nunukan.

โ€œIni untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa jalur-jalur itu semua kita tutup melalui kegiatan kolaboratif dan sinergitas yang saat ini kita wujudkan,โ€ tegasnya.

Kombes Pol. I Made Sinar Subawa juga menyampaikan apresiasi kepada BNPP selaku pengelola kawasan PLBN Entikong yang selama ini menjadi tempat beroperasinya berbagai instansi, seperti Bea Cukai, Imigrasi, TNI, dan unsur pengelola lintas batas lainnya.

Dalam operasi tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolres Sanggau dan Bea Cukai untuk menyamakan cara bertindak dalam memastikan setiap orang maupun barang yang masuk ke wilayah NKRI tidak membawa barang ilegal, khususnya narkotika.

Saat ini, pemeriksaan terhadap seluruh orang dan barang bawaan dilakukan secara manual, termasuk pemeriksaan kendaraan yang melintas di kawasan PLBN Entikong.

Operasi gabungan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Jumat hingga beberapa hari ke depan. Sementara itu, berdasarkan surat perintah Bareskrim Polri, kegiatan direncanakan berlangsung hingga 6 atau 7 November 2026, dengan perkembangan pelaksanaan nantinya dilaporkan kepada pimpinan.

Kombes Pol. I Made Sinar Subawa menekankan pentingnya integritas, kesamaan persepsi, serta kerja sama seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan operasi berjalan maksimal dan menghasilkan langkah konkret dalam menggagalkan penyelundupan narkoba.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan pemeriksaan menyesuaikan jam operasional PLBN Entikong, yakni mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, dengan jeda sementara menjelang salat Jumat dan dilanjutkan kembali setelahnya.

Melalui operasi gabungan ini, seluruh instansi diharapkan semakin memperkuat pengawasan di pintu masuk perbatasan Indonesia-Malaysia, sekaligus memberikan pesan tegas bahwa negara tidak memberikan ruang bagi jaringan penyelundupan narkotika.

Perbatasan Entikong bukan jalur bebas bagi penyelundup narkoba. Sinergi seluruh aparat menjadi garda terdepan untuk menjaga wilayah NKRI dari ancaman narkotika.( PA )

Redaksi : Kabar Kita


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *