SANGGAU ,Kabar kita.id – Sekitar 50 petani pemilik tanah yang bermitra dengan PT Borneo Ketapang Permai (BKP) dari Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Sanggau, Kamis (8/10/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan sejumlah persoalan terkait lahan pertanian, kewajiban kepada perusahaan, serta kesejahteraan masyarakat tani.
Aksi yang berlangsung sekitar pukul 11.50 WIB itu dikoordinasikan oleh Yulius. Para peserta berharap pemerintah daerah dapat mendengarkan aspirasi mereka dan mengambil langkah konkret untuk menindaklanjuti persoalan yang dihadapi.
Dalam penyampaian aspirasinya, para petani mengajukan beberapa tuntutan. Di antaranya meminta pengembalian lahan pertanian yang mereka klaim telah dirampas, penghapusan utang kepada perusahaan, serta penarikan lahan yang menurut mereka belum diserahkan kepada perusahaan dari area Hak Guna Usaha (HGU).
Selain persoalan lahan, para petani juga menyampaikan keresahan mengenai kondisi ekonomi dan kesejahteraan keluarga. Mereka berharap adanya perhatian terhadap masa depan pendidikan anak-anak petani serta peningkatan taraf hidup masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.
Para peserta aksi menyatakan bahwa tuntutan tersebut merupakan aspirasi yang telah dihimpun melalui musyawarah. Mereka menegaskan bahwa penyampaian pendapat tersebut merupakan upaya memperjuangkan hak dan kesejahteraan petani yang bermitra dengan PT BKP.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Sanggau dapat memfasilitasi dialog antara para petani dan pihak perusahaan guna mencari solusi yang adil, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Penyelesaian persoalan lahan dan kemitraan perkebunan dinilai penting agar tidak menimbulkan ketidakpastian berkepanjangan bagi masyarakat. Karena itu, diperlukan komunikasi dan koordinasi dari seluruh pihak terkait untuk mengidentifikasi persoalan serta menentukan langkah penyelesaian.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta dapat menyampaikan aspirasi kepada pihak yang dituju. Situasi di sekitar Kantor Bupati Sanggau terpantau aman dan terkendali, tanpa adanya tindakan anarkis maupun gangguan keamanan yang menonjol.
Para petani berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada kegiatan penyampaian pendapat semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui pembahasan dan langkah nyata oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan.
Mereka juga berharap adanya kepastian penyelesaian persoalan lahan dan kemitraan sehingga hak-hak petani dapat memperoleh kejelasan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Beduai semakin diperhatikan.
Editor : Redaksi
Publis : Per






