Oplus_131072
Sanggau, Kabar Kita — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Trans Kalimantan, Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 17.15 WIB. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah bertabrakan dengan truk boks di ruas jalan yang dikenal memiliki tikungan dan tanjakan.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, mengatakan peristiwa bermula ketika truk boks Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B 9568 QZ melaju dari arah Dusun Teraju menuju Dusun Modang. Pada saat bersamaan, sepeda motor Yamaha MX King bernomor polisi KB 3928 DAH datang dari arah berlawanan.
“Lokasi kejadian berada di jalan beraspal dengan tikungan dan kontur menanjak. Diduga sepeda motor kehilangan kendali sebelum akhirnya menabrak bagian depan kanan truk,” kata Arnold saat dikonfirmasi.
Pengendara motor berinisial SK, warga Kecamatan Meliau, mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Sementara sopir truk, SR (48), warga Kecamatan Pontianak Barat, tidak dilaporkan mengalami luka serius.
Benturan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas melambat karena kedua kendaraan berada di badan jalan, tidak jauh dari tikungan. Polisi memasang garis pengaman dan mengatur lalu lintas untuk mencegah kemacetan serta kecelakaan lanjutan.
Arnold mengatakan polisi telah mengamankan kendaraan yang terlibat dan meminta keterangan sejumlah saksi. Unit Laka Lantas Polres Sanggau juga dilibatkan untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kondisi jalan dan kecepatan kendaraan.
“Penyelidikan masih berlangsung. Kami mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati, terutama di jalur yang memiliki tikungan dan tanjakan,” ujar dia.
Data kepolisian setempat mencatat ruas Jalan Trans Kalimantan di wilayah Toba kerap dilalui kendaraan angkutan barang dengan intensitas tinggi. Kondisi geometrik jalan yang berkelok dan menanjak disebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada sore hari saat arus kendaraan meningkat.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa dan melengkapi administrasi penyelidikan.
(Sg)
