Fantastis! Anggaran Rp 356 Juta untuk Jalan Sosok-Mandong Hanya 100 Meter, Dikerjakan CV. Jaya Borneo

Fantastis! Anggaran Rp 356 Juta untuk Jalan Sosok-Mandong Hanya 100 Meter, Dikerjakan CV. Jaya Borneo

SANGGAU-Kabar Kita Proyek Peningkatan Struktur Jalan Sosok – Mandong di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, menuai sorotan tajam warga. Pasalnya, proyek dengan nilai kontrak Rp 356.787.000,00 yang dikerjakan CV. Jaya Borneo tersebut diduga hanya mengerjakan peningkatan jalan sepanjang kurang dari 100 meter.

Fakta itu terungkap dari hasil pantauan langsung di lapangan pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Di lokasi Desa Sosok, terlihat hamparan jalan tanah yang baru ditimbun batu agregat sepanjang sekitar 100 meter, diapit kebun sawit. Selebihnya, kondisi jalan masih tanah asli yang rusak dan becek.

Jika dihitung, dengan anggaran Rp 356 juta untuk panjang 100 meter, maka biaya per meternya mencapai Rp 3,5 juta per meter.* Angka yang dinilai tidak wajar untuk kelas jalan kabupaten dengan material timbunan biasa.

Proyek ini tercantum dalam papan proyek Dinas PUPR Kabupaten Sanggau:

> Program: Penyelenggaraan Jalan

> Pekerjaan: Peningkatan Struktur Jalan Sosok – Mandong

> No Kontrak: 000.3.3/131/DPUPR-BM/2026

> Tgl. Pelaksanaan: 28 Juli 2026

> Pelaksana: CV. JAYA BORNEO

Ironisnya, dalam papan proyek tersebut tidak dicantumkan volume panjang dan lebar pekerjaan, sehingga terkesan menutupi informasi publik.

“Kalau cuma 100 meter habis Rp 356 juta, ini mahal sekali. Jalan cuma ditimbun batu, bukan diaspal hotmix. Kami minta PUPR dan Inspektorat turun cek,” tegas warga Desa Sosok yang ditemui di lokasi.

Warga berharap Bupati Sanggau dan Dinas PUPR mengevaluasi kinerja CV. Jaya Borneo. Pasalnya, Jalan Sosok – Mandong merupakan akses vital petani untuk mengangkut hasil panen dari kawasan Ketahanan Pangan Desa Sosok.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Jaya Borneo dan Kabid Bina Marga Dinas PUPR Sanggau belum berhasil dikonfirmasi.

Penulis: Sigit A. | Editor: Redaksi


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *