Masyarakat Sekayam Tagih Janji Pembangunan Rumah Adat Melayu

Masyarakat Sekayam Tagih Janji Pembangunan Rumah Adat Melayu

Sanggau, Kabar Kita— Ketua Fraksi Amanat Persatuan DPRD Kabupaten Sanggau,Taufik Hidayatullah, berharap pembangunan Rumah Adat Melayu di Kecamatan Sekayam segera direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau.

Menurut Taufik, pembangunan rumah adat tersebut tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga memiliki tujuan menjaga kebersamaan serta memperkuat sikap saling menghargai antar masyarakat di Kecamatan Sekayam.

Baca Juga: Pengamat Hukum Sentil Pemda Sanggau Soal Kanopi Hero Sticker, Harus Tegas

Ia mengatakan masyarakat berharap pembangunan rumah adat Melayu mulai berjalan tahun ini, setidaknya melalui alokasi anggaran perubahan. Harapan itu, kata dia, berkaitan dengan janji pemerintah daerah saat pelaksanaan dan pembukaan MTQ Kabupaten di Kecamatan Sekayam beberapa waktu lalu.

“Pembangunan itu merupakan bagian dari janji pemerintah daerah ketika pelaksanaan MTQ Kabupaten di Sekayam,” kata Taufik, Jumat, 15 Mei 2026.

Taufik menjelaskan lahan pembangunan rumah adat tersebut berasal dari hibah masyarakat yang menginginkan adanya pembangunan rumah adat bagi dua suku besar di Kecamatan Sekayam.

Ia menilai masyarakat kini menunggu kepastian realisasi pembangunan rumah adat Melayu dan rumah adat Dayak yang sebelumnya disebut akan dibangun secara bersamaan.

“Masyarakat berharap pemerintah dapat merealisasikan pembangunan kedua rumah adat tersebut secara bersama-sama,” ujarnya.

Politikus DPRD Sanggau itu juga meminta pembangunan tetap dilanjutkan meskipun belum dapat diselesaikan pada tahun ini karena menggunakan anggaran perubahan.

Menurut dia, apabila pembangunan belum rampung, proyek tersebut dapat dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya atau dilakukan melalui skema tahun jamak (multiyears) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Ketua MABM Kecamatan Sekayam, , mengatakan masyarakat Melayu dan masyarakat Muslim di Kecamatan Sekayam berharap Pemerintah Kabupaten Sanggau merealisasikan pembangunan rumah adat Melayu sebagaimana komitmen yang pernah disampaikan sebelumnya.

Ia menyebut pembangunan rumah adat Melayu direncanakan dilakukan bersamaan dengan pembangunan rumah adat Dayak di kawasan tribun MTQ Kecamatan Sekayam.

“Harapan masyarakat agar pembangunan itu dapat diwujudkan sesuai semangat visi dan misi Kabupaten Sanggau yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan,” kata Abang Suryadi.

(Nanda)

Baca Juga: Menjelang Gawai Dayak, Jembatan Temurak Justru Kembali Rusak


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *