Kreator TikTok & YouTube Mulai Dilirik Facebook, Ada Apa?

Kreator TikTok & YouTube Mulai Dilirik Facebook, Ada Apa?

JAKARTA, Kabar Kita – Facebook meluncurkan program monetisasi baru untuk menarik kreator konten dari platform pesaing seperti TikTok dan YouTube. Melalui program bertajuk Creator Fast Track, perusahaan menawarkan insentif hingga sekitar Rp50 juta bagi kreator yang bersedia aktif mengunggah konten di platformnya.

Program ini dirancang untuk mempermudah kreator memperluas jangkauan tanpa harus memulai dari nol. Facebook menjanjikan distribusi konten yang lebih luas, terutama melalui fitur Reels, serta bayaran tetap selama periode awal program.

Kreator yang memiliki setidaknya 100 ribu pengikut di platform lain seperti Instagram, TikTok, atau YouTube berpeluang memperoleh insentif sekitar 1.000 dolar AS atau setara Rp17 juta per bulan. Sementara itu, kreator dengan lebih dari 1 juta pengikut dapat menerima hingga 3.000 dolar AS atau sekitar Rp50 juta per bulan.

Vice President of Creator Product Facebook, Yair Livne, mengatakan program ini merupakan respons atas kekhawatiran kreator yang menilai sulit membangun audiens dari awal di Facebook. “Kami ingin menjawab kekhawatiran kreator bahwa akan sulit untuk bergabung dengan Facebook,” ujarnya.

Selain insentif, peserta program juga mendapat akses lebih mudah ke fitur monetisasi Facebook tanpa harus memenuhi persyaratan ketat seperti jumlah minimum pengikut di platform tersebut. Dengan demikian, kreator tetap dapat menghasilkan pendapatan dari konten mereka setelah program selesai.

Meski insentif hanya diberikan selama tiga bulan, Facebook menyatakan akan tetap mendukung distribusi konten kreator agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Meta untuk memperkuat ekosistem kreator di tengah persaingan ketat dengan platform video pendek lainnya. Sepanjang 2025, Facebook mengklaim telah membayarkan hampir 3 miliar dolar AS kepada kreator, meningkat 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Program ini sekaligus menjadi upaya Facebook untuk kembali menarik minat kreator besar yang selama ini lebih aktif di TikTok dan YouTube.

(Nd)


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *