Kabut Asap Memburuk, Sanggau Terapkan Belajar dari Rumah untuk PAUD hingga SMP

Kabut Asap Memburuk, Sanggau Terapkan Belajar dari Rumah untuk PAUD hingga SMP

Sanggau, Kabar Kita — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menerapkan kebijakan belajar dari rumah (BDR) bagi siswa jenjang PAUD, sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP). Kebijakan ini berlaku sementara pada 13–14 Agustus 2026.

Keputusan tersebut diambil menyusul kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Sanggau yang dinilai semakin buruk akibat kabut asap. Pemerintah daerah juga mengacu pada kebijakan dan perkembangan kondisi udara di tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Roy Manik, mengatakan keputusan itu diambil sebagai langkah pencegahan untuk melindungi siswa dari dampak buruk kualitas udara.

“Dasar kita mengacu kepada provinsi. Kondisi saat ini dari pantauan kita, udara yang ada di Kabupaten Sanggau sudah kurang baik. Sudah mulai berbau juga,” kata Roy, Rabu, 12 Agustus 2026.

Menurut dia, kegiatan belajar mengajar dari rumah akan diberlakukan selama dua hari, yakni 13 dan 14 Agustus. Kebijakan tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara.

“Untuk sementara anak-anak belajar di rumah. Lebih baik mencegah daripada terjadi sesuatu hal kepada anak-anak sekolah dasar yang ada di Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sanggau telah meminta koordinator wilayah bidang pendidikan kecamatan meneruskan informasi tersebut kepada seluruh kepala satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta.

Meski siswa tidak datang ke sekolah, proses pembelajaran tetap berjalan. Sekolah akan memberikan tugas kepada siswa melalui grup komunikasi masing-masing satuan pendidikan.

Orang tua juga diminta memastikan anak mengerjakan tugas yang diberikan serta tidak melakukan aktivitas di luar rumah selama kondisi udara belum membaik.

Kebijakan BDR ini belum bersifat permanen. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau akan kembali memantau kualitas udara sebelum menentukan apakah pembelajaran tatap muka dapat dilanjutkan setelah 14 Agustus.

(Nanda)


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *