Transaksi Sabu di Depan Minimarket Serimbu Landak Pelaku Tak Berkutik!

Transaksi Sabu di Depan Minimarket Serimbu Landak Pelaku Tak Berkutik!

Landak, Kabar Kita — Satuan Reserse Narkoba Polres Landak menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Kamis, 9 April 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat kepada Polsek Air Besar mengenai adanya pengiriman paket mencurigakan melalui taksi yang diduga berisi sabu. Paket tersebut disebut akan diambil di halaman sebuah minimarket di Dusun Serimbu Tengah.

Menindaklanjuti laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi. Saat proses penyerahan berlangsung, petugas mengamankan seorang pria berinisial JS yang mengambil paket tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, JS mengaku hanya diminta oleh seseorang berinisial RL untuk mengambil paket berupa sandal dan pakaian dari taksi. Namun, saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sebuah kotak kardus di dalam kantong plastik merah. Di dalamnya terdapat baju putih yang menyembunyikan empat paket plastik klip berisi kristal yang diduga sabu.

Berdasarkan pengakuan JS, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap RL sekitar pukul 10.15 WIB di kawasan ujung Jembatan Baru, masih di Desa Serimbu.

Kasat Reskrim  Polres Landak, Inspektur Polisi Satu Yulianus Van Chanel, mengatakan barang bukti yang diamankan berupa sabu dengan berat bruto 3,15 gram. “Pelaku memesan dan mengirim barang tersebut melalui jasa taksi,” ujarnya mewakili Kepala Polres Landak Ajun Komisaris Besar Devi Ariantari. Selasa (14/4).

Menurut dia, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

Saat ini, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Landak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Aparat juga meminta pengemudi taksi lebih berhati-hati dalam menerima dan mengantarkan paket guna menghindari keterlibatan dalam tindak pidana.

(Nanda)


Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *